Loading...

N. gonorrhoeae

Gonore atau kencing nanah salah satu penyakit menular seksual kedua yang paling umum di temukan. Penyebab penyakit ini adalah bakteri Neisseria gonorrhoeae. Badan Kesahatan Dunia (WHO) memperkirakan terdapat 82,4 juta kasus baru pada orang dewasa dan remaja (15-49 tahun) setiap tahunnya.

Walau begitu WHO sedang bekerjasama dengan para mitra untuk mengembangkan AMR agar bisa mengendalikan penyakit menular seksual di tahun 2030. Meg Doherty, Direktur Program HIV, Hepatitis, dan IMS Global WHO, mengatakan

“Kita perlu memantau dan bekerja secara proaktif untuk mengurangi perkembangan AMR di N. gonorrhoeae di seluruh dunia jika kita berharap untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk mengendalikan infeksi menular seksual pada tahun 2030 – ini juga berarti bertindak berdasarkan data ini untuk memastikan tidak ada seorang pun menderita gonore yang tidak dapat diobati.”

Penyebab Penyakit Gonore

Seperti yang sudah diketahui, Penyebab gonore adalah bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini senang hidup di selaput lendir tubuh atau daerah hangat dan lembap di saluran reproduksi Anda.

Daerah hangat dan lembap pada tubuh meliputi leher rahim (serviks), saluran rahim, dan saluran tuba pada wanita, serta di uretra pada wanita dan pria.

Ini karena lingkungan tersebut memudahkan bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak.

Bakteri Neisseria gonorrhoeae penyebab kencing nanah ini bisa dengan mudah berpindah dari satu orang ke orang lain selama kontak seksual, termasuk pada hubungan oral, anal, atau vagina (penetrasi).

Selain itu, sebagai penyakit yang menular, seorang ibu yang terinfeksi penyakit ini pun bisa menularkannya pada bayi saat melahirkannya. Dalam kasus ini, gonore paling sering menyerang mata bayi.

GONORE

Gejala Penderita

Secara umum, infeksi gonore sering tidak menimbulkan gejala. Maka dari itu, banyak pengidap gonore sering tidak menyadari jika dirinya sudah terinfeksi. gejala kencing nanah menimbulkan gejala pada area kelamin. Meski demikian, gejala pada wanita dan pria bisa berbeda.

Gejala pada pria

Sebagian besar laki-laki mungkin tidak akan menyadari gejala bahwa ia telah mengidap gonore karena gejala yang tidak muncul.

Jika ada, gejala yang paling umum dan pertama dikenali adalah rasa panas atau terbakar ketika buang air kecil. Setelah itu, gejala lainnya juga akan muncul, seperti:

  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering.
  • Keluarnya nanah dari penis (tetesan cairan) berwarna putih, kuning, krem atau kehijau-hijauan).
  • Bengkak dan kemerahan pada bukaan atau kulup penis.
  • Bengkak atau nyeri pada testis.
  • Sakit tenggorokan yang terus-menerus.
  • Ketika telah diobati, infeksi ini mungkin masih bertahan di tubuh selama beberapa hari.

Pada kasus yang jarang ditemui, gonore dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh pria, khususnya uretra dan testis. Bahkan, rasa nyeri juga dapat terasa hingga ke rektum (anus).


Bimasindo

Bimasindo Distributor Alat Kesehatan & laboratorium Hologic dan DiaSorin Penyedia Alat Diagnostik Nomor 1 di Dunia. Menyalurkan produk alat kesehatan dan laboratorium In Vitro Diagnostic berkualitas PREMIUM. “We serve with empathy”

Kunjungi website kami di Bimasindo

Cek Produk kami Di sini


Gejala pada wanita

Wanita biasanya sulit menyadar gejala gonore karena mirip dengan penyakit infeksi lainnya.

Gejala penyakit ini wanita awalnya tidak terlihat dengan jelas, bahkan kadang mirip seperti infeksi jamur vagina pada umumnya.

Oleh karena itu, beberapa perempuan salah mengira infeksi yang diidapnya. Berikut ini adalah beberapa gejala gonore yang muncul pada wanita:

  • Keluar cairan dari vagina (berair, menyerupai krim, dan sedikit kehijauan).
  • Ada rasa nyeri dan panas ketika buang air kecil.
  • Frekuensi buang air kecil cukup sering.
  • Munculnya bercak darah atau perdarahan saat tidak sedang menstruasi.
  • Rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual.
  • Rasa nyeri pada perut bagian bawah atau panggul.
  • Bengkak pada vulva (bagian luar vagina).
  • Rasa terbakar atau panas di tenggorokan setelah melakukan oral seks.
  • Demam

Sementara pada ada anak-anak yang lahir dengan gonore, gejala biasanya muncul pada mata. Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas.

GONORE

Gejala pada bayi

Gejaala infeksi gonore yang muncul pada bayi beda dengan gejala gonore pada orang dewasa. Umumnya, penyakit ini baru akan menunjukkan gejala setelah 3–4 hari kelahiran bayi. Gejala khas yang muncul dari penyakit ini adalah muncul kerak kotoran mata alias belek pada mata bayi. Kotoran tersebut juga akan mengeluarkan nanah serta terasa lengket.

Selain itu, mata bayi yang terinfeksi gonore juga akan memunculkan gejala berupa bengkak dan kemerahan. Hal itu menyebabkan bayi menjadi kesulitan untuk membuka mata. Dalam kasus yang lebih berat, infeksi gonore bahkan bisa menyerang kornea, sehingga membutuhkan pengobatan dalam jangka waktu yang panjang.

Pencegahan

Mengingat penyakit menular seksual, termasuk penyakit gonore, dapat dicegah, berikut adalah langkah pencegahan penyakit kencing nanah yang bisa dilakukan, seperti:

  • selalu gunakan kondom jika akan berhubungan seksual
  • tidak berbagi dalam menggunakan sex toys
  • setia pada satu pasangan saja, hindari berganti-ganti pasangan seksual
  • memastikan kesehatan pasangan, termasuk memastikan pasangan tidak memiliki penyakit gonore dan penyakit menular seksual lainnya
  • tidak berhubungan seksual dengan pasangan yang sedang dalam pengobatan gonore atau penyakit menular seksual
  • melakukan skrining penyakit menular seksual secara teratur
GONORE

Pengobatan

Setelah hasil tes menunjukkan positif terdapat infeksi gonore, maka dokter biasanya akan memberikan suntikan antibiotik dan obat oral pada pengidap dan pasangannya.

Selain itu, dokter juga akan menyarankan agar pengidap tidak melakukan hubungan seksual dulu untuk sementara waktu sampai perawatan selesai karena masih ada risiko terjadinya komplikasi atau penyebaran infeksi.

Setelah melakukan perawatan, dokter juga akan menyarankan pengidap untuk kembali melakukan pemeriksaan setelah satu sampai dua minggu untuk memastikan apakah bakteri gonore telah hilang sepenuhnya ataukah belum.

Obat Terkait Gonore

Pemberian antibiotik dapat berupa obat oral maupun injeksi. Secara umum, obat kencing nanah yang digunakan adalah:

  • ceftriaxone
  • cefixime
  • ampisilin dan amoksisilin
  • azithromycin
  • gentamicin
  • doxycycline
  • erythromycin

Sebelum menggunakan obat-obatan tersebut, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter. Gunakanlah obat sesuai dengan anjuran dokter yang memeriksa.

Tidak hanya penderita yang mendapatkan pengobatan, pasangan seksual penderita pun juga perlu mendapatkan pengobatan meski tidak bergejala.

Apabila pasangan seksual tidak mendapatkan pengobatan, besar kemungkinan penderita akan mengalami reinfeksi dan pengobatan pun menjadi tidak efektif.