Loading...

Ada Vaksin Ke 4 Booster Lanjutan? Simak ini

Pada selasa (15/3) sebaran vaksinasi di seluruh Indonesia dosis satu sudah mencapai 193.658.864 sedangkan untuk dosis kedua sebnayak 151.821.843 orang dan vaksin ketiga 14.770.130 orang.

Juru bicara vaksinasi Kemenkes Siti Nadia mengatakan, apabila cakupan vaksinasi primer telah memenuhi target yang dicapai, maka pada bulan Rhamadan tahun ini kita bisa melaksanakan ibadah seperti Rhamadan 2 tahun lalu sebelum adanya pandemi.

Lanjutnya Nadia mengatakan pemerintah terus menggencarkan pemberian vaksinasi kepada masyarakat khususnya lansia, hal ini dilakukan untuk mempersiapkan imunitas masyarakat untuk menyambut transisi pandemi menjadi endemik.

Walau begitu tidak sedikit masyarakat yang masih ragu untuk melakukan vaksin booster, dikarenakan takut dengan efek samping yang lebih keras dari pada sebelumnya . Belum lagi kini sudah nyebar isu berita mengenai vaksin booster lanjutan yaitu dosis ke empat.

“Untuk saat ini pemerintah fokus menyelesaikan vaksinasi dosis premier yaitu vaksin 1 dan 2, juga mempecepat Dosis ke 3 agar imunitas masyarakat siap melawan varian Covid-19 yang baru, sedangkan dosis ke 4 masih dikaji bersama ITAGI dan para ahli”

” Selain itu, Masih banyak masyarakat kita belum mendapat vaksin COVID-19 dosis satu dan dua, itu yang harus kita kejar dulu untuk masyarakat yg blm mendapatkan vaksinasi primer,” imbuhnya.

Serta Nadia mengajak masyarakat untuk tidak perlu memikirkan booster lanjutan ini (dosis ke 4), dan juga mengajak untuk menyelesaikan vaksin premier hingga booster.

“ Mari bersama-sama kita selesaikan Vaksin dosis 1, 2 dan 3, bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi terus dihimbau untuk mengikuti program vaksinasi, apalagi untuk para Lansia”.

Sementara, Mengutip dari New York Post, Kepala Pfizer meyakini sebagian besar orang memerlukan dosis keempat untuk bisa terlindungi dari virus Corona. Menurutnya, hanya dua dosis ditambah booster tak akan sepenuhnya efektif. Mengapa demikian?

“Hal ini (dosis keempat vaksin COVID-19) diperlukan untuk sebagian besar orang”, kata CEO Albert Bourla dalam wawancara di ‘Face The Nation’ CBS.

Ia menjelaskan, dua dosis ditambah dosis lanjutan ketiga (booster) tidak akan mampu melindungi penerima dari varian Corona. Terlebih, kekuatan perlindungan vaksin COVID-19 juga berkurang dalam waktu cepat. Hal inilah yang meyakinkan Bourla bahwa tambahan dosis keempat diperlukan.

“Saat ini, perlindungan yang Anda dapatkan dari (suntikan dosis) ketiga, cukup baik. Sebenarnya cukup baik untuk rawat inap dan kematian. Tidak sebaik itu untuk melawan infeksi, tetapi tidak bertahan lama,” kata Bourla lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>