Anemia merupakan kondisi ketika kemampuan darah dalam mengangkut O2 di bawah normal. Anemia dapat disebabkan oleh penurunan laju eritropoiesis, kehilangan eritrosit dalam jumlah besar, atau defisiensi kandungan hemoglobin. Pemeriksaan penunjang diagnose anemia yang dilakukan yaitu dengan pemeriksaan kadar Ferritin, Asam Folat dan Vitamin B12 yang merupakan komponen penting pembentukan sel darah merah.
Zat besi adalah elemen penting dalam fungsi semua sel, meskipun jumlah zat besi yang dibutuhkan oleh jaringan individu bervariasi selama perkembangan. Pada saat yang sama, tubuh harus melindungi dirinya dari besi bebas. Peran utama zat besi pada manusia adalah membawa O2 sebagai bagian dari hemoglobin. O2 diikat oleh mioglobin di otot. Pada sel eritroid, Ketika proses sintesis hemoglobin terganggu, mengakibatkan anemia dan berkurangnya pengiriman O2 ke jaringan. Zat besi disimpan dalam bentuk kompleks menjadi protein sebagai feritin atau hemosiderin. Kadar feritin serum berkorelasi dengan total besi tubuh. Defisiensi besi penyebab penting anemia difisiensi besi.
Komponen penting dalam pembentukan sel darah merah lain yaitu asam folate. Asam folat penting sebagai precursor metabolism asam nukleat dan beberapa asam amino, dimana reaksi methylation dan penting untuk pembentukan sel darah merah normal. Defisiensi folat penyebab penting anemia megaloblastik.
Vitamin B12 penting dalam produksi sel darah merah, fungsi normal neurologis dan sintesis DNA. Vitamin B12 diambil dari makanan dan diserap dari usus halus sebagai kompleks B12- factor intrinsic. Defisiensi diet, malabsorbsi usus halus, penyakit autoimun dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12 yang mampu berubah menjadi anemia megaloblastic. Pemeriksan vitamin B12 dan Folat merupakan tes awal untuk dilakukan dalam kasus anemia megaloblastic.
Liaison XL dari DiaSorin menyediakan pemeriksaan anemia menggunakan teknik Chemiluminescence Immunoassay (CLIA). Liaison XL dari DiaSorin memiliki keunggulan dalam pemeriksaan imunologi yaitu sepenuhnya otomatis, Kualitas hasil, Konfigurasi yang fleksibel dan efisiensi tinggi. Pada pemeriksaan anemia berupa kadar ferritin, folat dan vitamin B12 memiliki waktu pemeriksaan cepat, dengan jumlah sampel yang digunakan relative sedikit dan dapat menguantifikasi sampel dengan rerata pada pemeriksaan ferritin 0,80 – 3000 ng/ml, Vitamin B12 dengan range 55 – 1500 pg/mL dan Folate dengan range 1 – 20 ng/mL.
Berikut merupakan karakteristik 3 pemeriksaan anemia dalam Liaison XL dari DiaSorin:
Gambar 1. Karakteristik Assay Ferritin
Gambar 2. Karakteristik Assay Vitamin B12
Gambar 3. Karakteristik Assay Folate
Daftar Pustaka :
- Longo, D.L. (2010). Harrison’s Hematology and Oncology. New York: Mc. Graw Hill Medical.
- Sherwood, L. (2013). Introduction of Human Physiology. Australia : Cengage Learning
- Widmaeir, E.P., Hershel, R & Kevin, T.S. (2019). Vanders Humans Physiology.: The Mechanism the body Fuction. New York: Mc Graw Hills Educations

